Wanita yang memengtinkan kenikmatan akhirat

0
113

Ummu ad-Dahdah al-Anshariyah Radiyallahu ‘anha adalah salah satu dari kaum wanita sahabat yang mementingkan yang kekal atas yang fana, kenikmatan abadi atas kesenangan yang terputus, maka mereka mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Suaminya adalah seorang sahabat yang mulia, salah seorang prajurit berkuda islam yang mengirbankan jiwa dan raga serta harta mereka di jalan Allah. Dia terluka dalam perang Uhud, kemudian wafat beberapa saat sesudahnya manakalah lukanya kambuh.

Abu ad-Dahdah Radhiyallahu ‘anhu memiliki kebun yang airnya melimpah dan buah-buahannya banyak, manakala turun Firman Allah Ta’ala :

‘’siapakah yang mau meminjami Allah dengan pinjaman yang baik?’’ ( Al-Baqarah: 245),

Abu ad-Dahdah berkata, ‘‘Wahai Rasulullah, aku jadikan bapak dan ibuku sebagai tebusanmu. Sesungguhnya Allah meminta hutang kepada kita, bukankah Dia Maha Kaya? Nabi menjawab, “Ya”, Dia hendak memasukkan kalian ke dalam surga dengannya,”  Dia berkata, “ apakah jika aku memberi Tuhanku hutang, Dia menjaminku dengan (surga)nya, anak-anakku ad-dahadihah juga bersamaku di surga?”  Nabi menjawab, “Ya”

Kemudian Abu Ad-Dahdah meminta Rasulullah mengulurkan tangannya dan berkata. “ Aku memiliki dua kebun. Demi Allah,aku tidak memiliki selain keduannya, namu sekarang aku memberikan keduanya sebagai hutang kepada Allah. “ Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Berikanlah salah satunya kepada Allah dan tahanlah yang lain untuk menopang hidup keluargamu.” Dia berkata, “Wahai Rasulullah, aku memintamu menjadi saksi bahwa aku memberikan yang terbaik dari keduannya kepada Allah, sebuah kebun dengan 600 pohon kurma. “ Nabi bersabda, “kalau begitu Allah membalasmu dengan surga karenanya. “maka Abu ad-Dahdah menemui Ummu ad-Dahdah yang sedang bersama-sama anaknya di dalam kebun sambil bermain-main di bawah pohon kurma. Maka dia mulai berkata,

Aku menghutankannya kepada Allah

Allah membimbingmu ke jalan lurus

Jalan kebaikan dan kebenaran

Karena aku yakin Allah membalas

Kebun di depanku yang aku cintai

Kecuali berharap pahala berlipat pada Hari Kiamat

Maka tinggalkanlah ia bersama anak-anak

Sebaik-baik bekal yang seseorang bawa ke Hari Kiamat.

Tanpa mengunkit-ungkit dan menarik kembali

Telah menjadi hutang untuk Hari Kiamat

Tidak ada keraguan bahwa kebaikan adalah

Sebaik-baik bekal yang seseorang bawa ke Hari Kiamat.

Wahai wanita- wanita Islam, Ummu ad-Dahdah telah meninggalkan potret kedermawanan yang indah, ikutlah jalannya, telusurilah jejaknya, tinggalkanlah kesenangan dunia yang fana, terimalah yang sedikit, semoga kalian beruntung meraih surga esok yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.

Sumber : PARA SHAHABIYAT NABI  (Dr. Abdul Hamid as-Suhaibani)

Jadilah bagian dari kebaikan dalam pembangunan RUMAH DAKWAH MUSLIMAH BOMBANA dengan cara:

Transfer Donasi

BNI                                                         0506404680

BANK MANDIRI SYARIAH                7039259367

BANK MUAMALAT                             8240013420

         a.n ASRIANI ANWAR

Komfirmasi :

08124161843

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here